Salah satu upaya untuk mengatasi krisis energi adalah mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil dengan cara memanfaatkan sumber energi alternatif. Salah satu energi alternatif yang dapat digunakan adalah energi angin. Energi angin dapat dimanfaatkan pada pembangkit listrik tenaga angin. Pembangkit listrik tenaga angin merupakan suatu metode untuk membangkitkan energi listrik dengan cara memutar turbin angin. Turbin angin ini disesuaikan perancangannya sesuai karakteristik angin khatulistiwa atau angin dengan kecepatan rendah. Turbin angin savonius ialah turbin angin terbaik untuk kecepatan angin yang rendah. Turbin angin akan dihubungkan ke alternator mobil, kemudian energi listrik yang dihasilkan oleh alternator mobil disimpan dalam elemen penyimpan energi listrik (baterai). Energi listrik yang tersimpan dalam elemen penyimpan akan dibebankan kepada Penerangan Jalan Umum (PJU), sehingga dengan pembangkit ini akan terlihat penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga angin dengan turbin angin berporos vertikal tipe savonius. Hasil penelitian prototipe pembangkit listrik tenaga angin pada Penerangan Jalan Umum (PJU) dihasilkan bahwa pada saat alternator mobil berputar dengan kecepatan 468 rpm, tegangan DC 15,65 V dan arus 3,05 A maka menghasilkan daya sebesar 48 watt