research

GAMBARAN PERIODONTITIS PADA RESIDEN DI PUSAT REHABILITASI NARKOBA KOTA BANDA ACEH (STUDI DI PUSAT REHABILITASI RUMOH GEUTANYOE DAN RUMOH HARAPAN ATJEH)

Abstract

Narkoba atau NAPZA merupakan zat yang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat. Penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan gangguan fisik, psikis, fungsi sosial dan menimbulkan ketergantungan. Efek narkoba pada jaringan periodonsium adalah berkaitan dengan tingkat akumulasi plak yang dihasilkan dari oral hygiene yang buruk serta xerostomia yang diperparah dengan adanya penekanan sistem imun oleh narkoba yang digunakan serta adanya perubahan profil mikrobiologis. Beberapa penelitian sebelumnya membuktikan bahwa penggunaan narkoba dapat meningkatkan risiko periodontitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran periodontitis pada residen di pusat rehabilitasi narkoba kota Banda Aceh. Subjek penelitian ini sebanyak 33 orang yang berasal dari pusat rehabilitasi narkoba kota Banda Aceh, diantaranya 20 subjek berasal dari Rumoh Geutanyo dan 13 subjek berasl dari Rumoh Harapan Atjeh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 27 subjek mengalami periodontitis dari 33 subjek di pusat rehabilitasi narkoba di kota Banda Aceh. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa risiko periodontitis terjadi sangat tinggi pada residen di pusat rehabilitasi narkoba kota Banda Aceh. Kata Kunci : NAPZA, narkoba, periodontitis, oral hygiene, xerostomi

    Similar works