Beton mutu tinggi dibentuk dengan nilai FAS yang rendah, sehinggamembutuhkan semen dalam jumlah yang besar, agregat serta penggunaan bahantambahan / additive (silica fume) dan admixture superplasticizer. Sementara ituketersediaan material yang berasal dari sungai dan batuan alam semakinberkurang jumlahnya Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan tentangpenggunaan bahan tambahan pengganti tersebut. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kapasitas lentur balok beton bertulang mutu tinggi dengan variasiaditif dan substitusi agregat yaitu cangkang sawit, pasir pozzolan dan fly ashbatubara. Pada penelitian ini diuji 7 buah balok berukuran 15 x 30 x 220 cm untukmasing-masing aditif dan substitusi agregat sebanyak satu benda uji dan satubenda uji balok normal. Benda uji didisain untuk mengalami gagal lentur. Mutubaja (fy)yang digunakan untuk tulangan pokok sebesar 445,63 MPa dan tulangangeser sebesar 381,97 MPa, tulangan tarik yang digunakan berdiameter 15,8 mmulir, tulangan tekan diameter 11,9 mm ulir dan tulangan geser diameter 11,9 mmulir. Kuat tekan Beton Mutu Tinggi (BMT)tanpa variasi aditif dan substitusiagregat (normal)yang didapat sebesar 60,652 MPa dengan FAS 0,30. Hasilpenelitian menunjukan bahwa semua balok mengalami gagal lentur sesuai yangdirencanakan. Kapasitas lentur balok normal yang dihasilkan sebesar 2,696.Lendutan maksimum untuk variasi aditif didapat pada BMT fly ash batubara(FABB)dengan persentase besarnya lendutan terhadap BMT normal sebesar210,804% dengan beban maksimum 273,305 kN, sedangkan untuk variasisubstitusi agregat halus didapat pada BMT Pasir Pozzolan (PPAH)denganpersentase besarnya lendutan 178,392% dengan beban 257,02 KN. Perbandingandaktilitas balok BMT fly ash batubara terhadap balok BMT normal sebesar130,011%, sedangkan pada balok BMT PPAH 19,751%. Dapat disimpulkanvariasi aditif dan substitusi agregat dapat meningkatkan nilai lendutan dandaktilitas beton mutu tinggi. Fly ash batubara memiliki nilai yang terbaik dansangat efektif untuk digunakanKata Kunci : Balok Beton Bertulang Mutu Tinggi, Kapasitas Lentur, Aditif,Substitusi Agregat, Lendutan, Daktilitas