ABSTRAKPenerapan Jaminan Kesehatan Nasional masih banyak menimbulkanketidakpuasan terutama bagi dokter di pusat layanan primer yang dipengaruhioleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungankepuasan dokter terhadap sistem kapitasi dalam program Jaminan KesehatanNasional di pusat layanan primer dalam wilayah Kota Banda Aceh. Jenispenelitian adalah Analitik observasional dengan metode cross-sectional.Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2015 dengan wawancaramenggunakan kuesioner pada dokter yang bekerja di pusat layanan primer.Berdasarkan uji Mann-Whitney dan Spearman dengan 32 responden didapat hasilremunerasi sesuai dengan yang merasa puas dan sangat puas (83,3%) Pvalue =0,04. Jumlah peserta >3000 jiwa yang cenderung puas dan sangat puas (63,6%)Pvalue = 0,047. Berdasarkan standar pelayanan yang sesuai mayoritas merasapuas dan sangat puas (88,9%) Pvalue = 0,007. Berdasarkan lingkungan kerja yangbaik mayoritas merasa puas dan sangat puas (76,4%) Pvalue = 0,002. Dokterdengan masa kerja 5 tahuncenderung puas dan sangat puas (66,6%) Pvalue = 0,513. Fasilitas kesehatan milikpemerintah cenderung puas dan sangat puas (60,8%). Fasilitas kesehatan milikswasta cenderung tidak puas (66,5%) Pvalue = 0,145. Terdapat hubungan antararemunerasi dan standar pelayanan yang sesuai, jumlah peserta >3000 jiwa,lingkungan kerja yang baik dan tidak terdapat hubungan antara masa kerja yanglama dan kepemilikan fasilitas kesehatan dengan kepuasan dokter dalam programJKN di pusat layanan primer dalam wilayah Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kepuasan dokter, layanan prime