research

PENGARUH ARANG AKTIF DAN JERAMI TERHADAP KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN POST LARVA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian arang aktif dan jeramiterhadap kualitas air secara kimiawi, kualitas air secara mikrobiologi, kelangsunganhidup, pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan mutlak post larva udang windu(Penaeus monodon). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yangterdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yakni (A) kontrol, (B) arang aktif 5 ppm, (C)jerami 5 ppm dan (D) arang aktif+jerami (masing-masing 5 ppm). Setelah pemberianperlakuan, air dibiarkan selama seminggu sebelum dilakukan penebaran udang. Larvaudang windu yang ditebar dengan kepadatan 50 ekor/25 liter air dengan pemberianpakan 3 kali sehari masing-masing 1,5 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arangaktif dan jerami berbeda nyata terhadap kualitas air secara kimiawi, kelangsungan hidup(SR), pertumbuhan berat mutlak (Wm) dan pertumbuhan panjang mutlak (Pm) tetapitidak berbeda nyata terhadap kualitas air secara mikrobiologi. Kelangsungan hiduptertinggi diperoleh pada perlakuan arang aktif (SR 97%) dan perlakuan jerami (SR 95%)dengan konsentrasi ammonia (0,435 ppm; 0, 323 ppm secara berurutan) sedangkanterendah diperoleh perlakuan arang aktif+jerami yang cenderung setara denganperlakuan kontrol (SR 86%; SR83% secara berurutan) dengan konsentrasi (0,333 ppm;0,849 ppm). Arang aktif dan jerami juga dapat menurunkan konsentrasi bakteri umumdan bakteri vibrio serta memperoleh jenis plankton lebih sedikit yakni 7 jenis, sedangkanarang aktif+jerami dan kontrol ditemukan jenis fitoplankton lebih banyak yakni 10 jenis.Kata kunci : Arang aktif, Jerami, Kualitas air, Udang windu

    Similar works