PENGARUH PENGGUNAAN SEKAT HORIZONTAL DALAM KETEL PENYULING PADA PENYULINGAN MINYAK JAHEABSTRAK Pengambilan minyak jahe dengan berbagai teknik penyulingan telah banyak dikembangkan. Penelitian ini melakukan teknik penyulingan minyak jahe menggunakan sekat horizontal. Adapun variabel-variabel proses yang dilakukan yaitu ukuran lebar sekat (3 cm, 5 cm, dan 7 cm), jumlah sekat (0, 1, dan 2), berat bahan baku (20 kg, 40 kg, dan 60 kg), serta waktu penyulingan terhadap rendemen minyak jahe. Dalam penelitian ini dilakukan juga proses penyulingantanpa sekat sebagai pembanding. Proses ekstraksi digambarkan secara matematis menggunakan model difusi unsteady. Rendemen tertinggi diperoleh pada penyulingan menggunakan sekat 7 cm ganda (0,116%) hampir 2 (dua) kali lebih besar daripada proses penyulingan tanpa sekat, pada kondisi berat bahan baku 20 kg. Koefisien korelasi linier rata-rata yang diperoleh pada kondisi terbaik 0,967. Hasil analisis sidik ragam dengan GC-MS menunjukkan kandungan zingiberenedalam minyak jahe untuk penyulingan menggunakan sekat dan tanpa sekat adalah 3,54% dan 2,16%. Hasil analisa mutu menunjukkan minyak jahe hasil penelitian memenuhi persyaratan mutu SNI minyak jahe No. 06-1312-1998