research

KUAT LENTUR BETON YANG MENGGUNAKAN AIR LAUT, PASIR LAUT DAN SEMEN PCC

Abstract

Beton adalah campuran agregat kasar, agregat halus, semen, dan air, dengan atau tanpa bahan campuran tambahan. Menurut Geosystem an Introduction to Physical Geology pada tahun 2003, volume air di muka bumi sebesar 1.386 km3, dari jumlah tersebut 97% adalah air laut dan 3% adalah air tawar. Dengan minimnya air tawar yang dapat dikonsumsi, National Geographic memprediksi hingga tahun 2025 ada 1,8 milyar orang yang bermukim di daerah yang langka air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat lentur beton dengan menggunakan air laut, pasir laut dan semen PCC. Material yang digunakan adalah semen portland komposit, batu pecah, pasir laut dan air laut yang bersumber dari pantai Barombong-Makassar, dan superplasticizer berbasis polycarboxylate. Nilai faktor air semen yang digunakan adalah 42,5% dengan jumlah air 135 L. Pengujian beton menggunakan metode kuat lentur. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kuat lentur beton rata-rata umur 7 dan 28 hari berturut-turut adalah 0,98 MPa dan 1,31 MPa. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa kuat lentur beton dari umur 7 ke 28 hari mengalami kenaikan sebesar 25% (meningkat sebesar 0,33 MPa). Hal ini juga menunjukkan bahwa tidak terjadi segregasi dan pasta semen dapat mengikat agregat dengan baik

    Similar works