research
Analisa Tegangan Tarik Lapisan Pelat Beton Yang Dilapisi Beton Berongga
- Publication date
- Publisher
Abstract
Perkerasan jalan yang ada pada umumnya seringkali cepat rusak dikarenakan, saat terjadi hujan maka permukaan perkerasan jalan akan tergenang air. Proses yang terus menerus seperti itu akhirnya membuat perkerasan aspal cepat %u201Ckeropos%u201D. Dalam penelitian ini, teknologi perkerasan yang menggunakan beton berongga sebagai lapisan atas ialah sebuah upaya agar air yang diatas permukaan jalan tidak tergenang begitu saja tapi langsung mengalir kebawah melalui pori-pori beton berongga. Pada penelitian ini peneliti sendiri membuat sebuah pelat beton berukuran 1 x 1 meter dengan ketebalan 15 cm yang kemudian dilapisi beton berongga ketebalan 5 cm serta lapisan paling bawah subgrade dengan ketebalan 40 cm. Adapun hasil pengujian struktur perkerasan komposit memiliki kemampuan dalam menerima beban maksimum hingga 214 kN. Regangan yang terjadi berdasarkan pengujian, yang terbaca pada strain gauge di permukaan beton menunjukkan nilai tekan hingga 2,04x10-4sedangkan perilaku tarik di bawah pelat menunjukkan nilai regangan 1,96 x10-4. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini membandingkan pengujian di laboratorium dengan teori westergaard untuk pembebanan tengah. Pada pembebanan maksimum, tegangan yang terjadi mencapai 13.359 MPa, sedangkan hasil perhitungan metode westergaard mencapai 8.613 MPa. Kata Kunci : Teori Westergaard, Komposit, Beton Berongga