Pengaruh Jenis Arang (Kayu, Tongkol Jagung, Tempurung Kelapa) Pada Pengolahan Air Secara Sederhana Terhadap Kualitas Air Ditinjau Dari Aspek Fisis Dan Mikrobiologis
Air sumur di daerah tertentu yang padat penduduk dan
industrinya kemungkinan besar telah tercemar, sehingga
tidak dapat langsung digunakan sebagai air minum. Untuk itu
diperlukan suatu teknik pengolahan air yang sederhana, dan
salah satu komponen pengolahan air sederhana itu adalah
arang. Dalam penelitian ini, proses pengolahan air secara
sederhana menggunakan sebuah bejana yang berisi berturut-turut spons, arang, spons, kerikil, pasir, dengan tiga jenis arang yaitu arang kayu, tongkol jagung dan tempurung kelapa. Perbedaan jenis arang diduga memberikan perbedaan pengaruh terhadap mikroorganisme dalam air.
Untuk mengetahui pengaruh arang terhadap mikroorganisme
dalam air, dilakukan uji terhadap kualitas mikrobiologis
air dengan mengunakan metode tabung ganda( MPN/JPT ) dan metode hitungan cawan. Sedangkan untuk kualitas fisisnya dengan pengamatan aecara organoleptis terhadap bau, warna dan kekeruhan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa arang ( kayu, tongkol jagung, tempurung kelapa ) berpengaruh terhadap kualitas fisis dan kualitas mikrobiologis air. Sedangkan perbedaan jenis arang tidak berpengaruh terhadap kualitas mikrobiologis air hasil olahan