Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh karakteristik pemerintah daerah dan hasil pemeriksaan audit BPK terhadap kinerja pemerintah daerah otonomi baru di Indonesia. Karakteristik pemerintah daerah otonomi baru diukur dengan ukuran daerah, tingkat kekayaan daerah, dan ketergantungan terhadap pemerintah pusat. Hasil pemerikasaan audit BPK diukur dengan opini audit dan temuan audit, sedangkan kinerja pemerintah daerah diukur dengan indeks EKPPD (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah).
Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh karakteristik pemerintah daerah dan hasil pemeriksaan audit BPK terhadap kinerja pemerintah daerah otonomi baru. Penelitian ini dilakukan pada seluruh daerah otonomi baru di Indonesia pada tahun 2013. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling.
Hasil analisis menunjukan bahwa karakteristik pemerintah daerah yang diukur dengan tingkat kekayaan daerah dan ketergantungan kepada pemerintah pusat berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah daerah. Sedangkan opini audit dan temuan audit juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemerintah daerah otonomi baru.
Kata Kunci: Karakeristik Pemerintah Daerah, Kinerja Pemerintah Daerah,Temuan Audit, Opini Audit, Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD