Perencanaan Fly Over Perlintasan Jalan Raya dan Jalan Rel di Bendan
Pekalongan dilatarbelakangi oleh kemacetan akibat adanya kereta api yang melintas
di jalan KH. Mas Mansyur dan kondisi jalan eksisting tidak dapat menampung
perkembangan lalu lintas yang sekarang makin meningkat, sementara jika dilakukan
pelebaran jalan tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan yang ada di
sepanjang jalan KH. Mas Mansyur. Disisi lain jalan KH. Mas Mansyur merupakan
jalan utama untuk arus lalu lintas, baik dari dalam maupun dari luar kota. Oleh sebab
itu dipandang perlu dibangun fly over yang mampu menjadikan solusi terhadap
permasalahan yang ada serta dinilai efektif dan efisien ditinjau dari aspek lokasi,
faktor eksternal, stabilitas struktur dan pertimbangan ekonomi, pertimbangan
pelaksanaan dan pemeliharaan, standarisasi, stabilitas pelayanan, kenyamanan dan
keindahan (estetika).
Setelah dilakukan pengumpulan dan analisis data serta evaluasi jalan
eksisting yang ada maka perlu dilakukan pembangunan fly over dengan
mempertimbangkan aspek–aspek yang disebutkan pada paragraf pertama.
Berdasarkan perancangan teknis fly over yang direncanakan berlokasi di perlintasan
jalan raya (Jalan KH. Mas Mansyur) dan jalan rel maka perlu mempertimbangkan
syarat ruang bebas kereta api double track, sehingga direncanakan panjang fly over
mencapai 30,8 meter dan tinggi 6,7 meter dari jalan rel. Sedangkan lebar fly over
direncanakan 18 meter, dengan trotoar 2 x 1 meter, median 1 meter, tiang sandaran 2
x 0,3 meter sedangkan jalannya terdiri dari empat lajur dua jalur yang memiliki lebar
lajur 3,50 meter. Konstruksi atas meliputi pelat lantai fly over dari beton bertulang
sedangkan gelagarnya menggunakan balok prategang I dan tinggi H = 1700 mm
dengan jumlah 10 buah. Konstruksi bawah meliputi abutment dari beton bertulang
dengan bentuk pangkal tembok kontrafort, sedangkan untuk pondasi menggunakan
pondasi bore pile berdiameter 1 meter dengan kedalaman 19,7 meter.
Dalam perencanaan fly over ini direncanakan pula jalan pendekat atau oprit
fly over dengan panjang masing-masing adalah 202 menuju jalan KH. Mas Mansyur
dan 202 menuju jalan Gajah Mada. Pada oprit yang menuju jalan Gajah Mada
terdapat tikungan spiral circle spiral dengan sudut luar PI 108° dan jari-jari tikungan
80 meter. Perkerasan yang digunakan pada jalan pendekat atau oprit adalah
perkerasan lentur. Tipe perkerasan lentur yang dipilih adalah perkerasan laston
dengan tebal 10 cm.
Perencanaan fly over berdasarkan penghitungan Rencana Anggaran Biaya
(RAB) menghabiskan biaya sebesar Rp. 16.180.742.000,00 (Enambelas milyar
seratus delapanpuluh juta tujuhratus empatpuluh dua ribu rupiah) sudah termasuk
PPN 10%, sedangkan untuk waktu pelaksanaan pembangunan direncanakan selama 8
bulan atau 240 hari kalender