Regulator Linier mempunyai keluaran dengan tegangan riak yang kecil namun mempunyai efisiensi yang rendah.
Regulator pensaklaran (switching) beroperasi dengan efisiensi tinggi namun mempunyai tegangan riak yang besar. Disini
dirancang suatu catu daya dua tahap regulasi. Regulator pensaklaran (switching) topologi konverter forward dua saklar
(MOSFET daya) dengan pengendalian lebar pulsa ragam arus (IC UC3844) sebagai regulator awal (preregulator)
bertujuan untuk mengumpankan tegangan (2V + tegangan output) bagi regulator akhir agar beroperasi dengan efisiensi.
Regulator linear dengan komponen utama rangkaian terpadu regulator linier dengan dropout rendah (LDO) LT1083
sebagai regulator akhir (post regulator).
Hasil pengujian pada tegangan keluaran diatur 24V menunjukkan bahwa regulator linier dapat melemahkan
tegangan riak keluaran regulator pensaklaran sebesar 58,387dB (–40,31dB menjadi –98,702dB). Efisiensi rata-rata
regulator pensaklaran = 84,978%, regulator linier = 92,304%, dan efisiensi catu daya keseluruhan = 78,457%. Tegangan
keluaran catu daya dapat diatur, namun baik regulator pensaklaran dan linier mempunyai efisiensi tertinggi pada tegangan
keluaran 24V beban maksimal. Disamping dapat melemahkan tegangan riak, regulator linier sebagai regulator akhir
memberikan perbaikan pada regulasi beban (dari 1,365% menjadi 0,599%) dan regulasi saluran (dari 0,16% menjadi
0,022%) dari regulator pensaklaran.
Kata Kunci: Regulator linier, low drop out, regulator pensaklaran, kendali ragam arus