GAMBARAN NELAYAN DI DESA BENDAR KECAMATAN JUWANA KABUPATEN PATI TERHADAP KEMUNGKINAN MENJADI PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN
Terdapat 35,98% penduduk Kabupaten Pati yang belum menjadi peserta
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sistem kepesertaan yang wajib dan target
Universal Health Coverage pada tahun 2019 menjadi tantangan bagi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Jumlah pekerja sektor informal yang mendominasi menjadikan nelayan sebagai salah satu bagian yang berkontribusi dalam kepesertaan JKN. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik, pengetahuan, sikap, kemampuan membayar,kemauan membayar, ketersediaan fasilitas kesehatan, sosialisasi dan dukungan keluarga terhadap JKN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 nelayan di Desa Bendar Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki karakteristik yaitu 74% berumur dewasa madya, 69% berpendidikan tamat SD/sederajat, 57% merupakan nelayan buruh, 82% memiliki jumlah tanggungan keluarga ≤4 orang, dan 64% memiliki pendapatan
Kata Kunci: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Nelayan, Pengetahuan,Sikap, Kemampuan Membayar, Kemauan Membayar,Ketersediaan Fasilitas Kesehatan, Sosialisasi, DukunganKeluarg