PT. Sai Apparel Industries adalah perusahaan yang memproduksi dan mengekspor pakaian
jadi ke beberapa negara. Salah satu faktor yang mempengaruhi keuntungan produksi
adalah ketersediaan bahan baku. Untuk mengatasi keterbatasanbahan baku, perusahaan
menambahkan toleransi bahan baku yang jumlahnya tidak pasti sehingga menimbulkan
permasalahan bagi pihak pengelola atau pendistribusi bahan baku untuk mengirim berapa
banyak toleransi yang dibutuhkan dengan menggunakan metode Program Linier Fuzzy.
Program Linier Fuzzy adalah program linier yang dinyatakan dengan fungsi obyektif dan
fungsi kendala yang memiliki parameter fuzzy. Program Linier Fuzzy menemukan cara
untuk menangani ketidakjelasan dalam parameter model Program Linier Fuzzy
diturunkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan metode Program Linier Fuzzy
untuk menemukan optimasi keuntungan yang diperoleh PT. Sai Apparel Industries dengan
penambahan bahan baku toleransi yang bersifat fuzzy. Hasil dari perhitungan Program
Linier Fuzzy, keuntungan yang dapat diterima oleh PT. Sai Apparel Industries dalam
memproduksi adalah Rp. 62.500,00 dengan harus memproduksi produk tipe A 12,5 unit
dan produk tipe C 12,5 unit. Dan bahan baku toleransi yang harus ditambahkan pada
masing – masing batasan yaitu interlining 7,5 meter persegi, benang border 1 meter,
benang spool 15 meter. Sehingga total masing – masing bahan baku yang harus disediakan
interlining 37,5 meter persegi, benang border 25 meter, benang spool 75 meter