Latar belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang prevalensinya semakin meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah asupan protein, lemak, kalium, dan magnesium. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan protein, lemak, kalim,dan magnesium dengan tekanan darah pada lansia.
Metode : Penelitian cross-sectional ini diikuti oleh 42 subjek (60-80 tahun) dari anggota PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) ranting Semarang Selatan di Semarang. Asupan protein, lemak, kalim, dan magnesium diperoleh dengan menggunakan recall 3x24 jam. Tekanan darah diukur dengan menggunakan Sphygmomanometer air raksa. Analisis bivariat dilakukan dengan uji korelasi Rank-Spearman.
Hasil : Pada penelitian ini sebanyak 83.3% subjek mengalami hipertensi. Asupan protein (52.4%), lemak (100%), kalium (54.8%), dan magnesium (95.2%) subjek kurang dari kebutuhan. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara asupan protein, lemak, kalium, dan magnesium dengan tekanan darah sistolik dan diastolik.
Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara asupan protein, lemak, kalium dan magnesium dengan tekanan darah sistolikdan diastolik