Pada saat ini, dunia ilmu pengetahuan
memerlukan inovasi-inovasi baru yang berguna untuk
mempermudah kehidupan manusia dalam
menyelesaikan permasalahan yang ada. Sistem
pengolahan citra secara digital yang diaplikasikan
dalam penginderaan jauh (satelit) sangat diperlukan
untuk analisis pemetaan wilayah, geologi, geodesi, dan
sebagainya. Dalam hal ini pengolahan citra digital hasil
citra satelit untuk menganalisis dan mengidentifikasi
luas kerusakan wilayah di daerah Aceh akibat bencana
Tsunami.
Analisis citra merupakan salah satu metode
dalam pengolahan citra. Proses pengolahan citra
dimulai dari akuisisi data citra, pengambangan, deteksi
tepi, segmentasi citra, sampai citra siap dianalisis.
Analisis citra dilakukan dengan proses segmentasi
berdasarkan persamaan intensitas warna yang sama
pada daerah kerusakan. Analisis citra digunakan untuk
menghitung jumlah piksel daerah kerusakan, kemudian
dianalogikan sebagai suatu luasan kerusakan wilayah
wilayah akibat Tsunami.
Penelitian telah menghasilkan sebuah program
untuk menghitung suatu luas wilayah pada citra digital
dengan metode segmentasi wilayah dengan intensitas
warna yang sama. Dari penelitian yang telah dilakukan,
bahwa citra satelit yang tersimpan dalam format JPEG
mengalami pemampatan, sehingga ukuran berkas citra
menjadi lebih kecil. Proses perhitungan dilakukan
melalui perbandingan luas citra yang diolah dengan
luas citra daerah sesungguhnya sehingga diketahui luas
satu piksel mewakili berapa luasan pada daerah
sesungguhnya.
Kata-kunci: penginderaan jauh, gelombang Tsunami,
segmentasi, jumlah pikse