research

KEANEKARAGAMAN PARASIT PADA KERANG HIJAU (Perna viridis) DI PERAIRAN PPP MORODEMAK KABUPATEN DEMAK

Abstract

Kerang hijau (Perna viridis) sangat potensial untuk dibudidayakan, karena banyak digemari masyarakat dan kandungan gizi yang sangat baik untuk dikonsumsi.Tahap awal dari budidaya kerang hijau adalah domestikasi. Pengambilan benih dari alam dikhawatirkan dapat mempengaruhi kualitas benih, seperti adanya infeksi parasit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis parasit yang menginfeksi kerang hijau, mengetahui nilai intensitas, prevalensi, dan dominasi parasit, serta untuk mengetahui mikrohabitat parasit yang menginfeksi kerang hijau. Sampel kerang hijau yang digunakan sebanyak 100 ekor dengan panjang rata-rata 4,19±0,41 cm dan berat rata-rata 6,05±1,25 g yang diambil dari perairan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Morodemak. Metode pada penelitian ini adalah metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Pengamatan parasit dilakukan pada organ target (cangkang, insang, palp, saluran pencernaan, kaki, dan mantel), yang selanjutnya diamati di bawah mikroskop. Hasil penelitian diperoleh bahwa 84% sampel kerang hijau terinfeksi parasit yang terdiri atas enam jenis parasit. Kerang hijau yang terinfeksi parasit menunjukkan gejala klinis secara makroskopis adanya organisme penempel dan warna insang pucat, sedangkan secara mikroskopis adanya kista pada insang dan insang kehilangan silia. Parasit yang ditemukan dan prevalensinya adalah sebagai berikut, ciliata (62%), nematoda (1%), Balanus sp. (41%), Perkinsus sp. (23%), kista (3%), dan parasit yang tidak teridentifikasi (6%). Nilai intensitas (1), prevalensi (1%), dan dominasi (0,04%) terendah dimiliki oleh nematoda. Ciliata, Perkinsus sp., dan parasit yang tidak teridentifikasi ditemukan di insang, nematoda di saluran pencernaan, dan Balanus sp. di cangkang

    Similar works