Cu DAN Pb DALAM IKAN JUARO (Pangasius polyuronodon)
DAN SEMBILANG (Paraplotosus albilabris)YANG TERTANGKAP
DI SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR, SUMATERA SELATAN
Ragam aktivitas di sepanjang aliran Sungai Musi diduga memberikan kontribusi terhadap
peningkatan komponen logam berat di kawasan tersebut. Beberapa hasil penelitian
sebelumnya menemukan logam tertentu sepert Zn, Hg, Cu dan Pb terkonsentrasi dalam air,
sedimen dan biota yang hidup di Sungai Musi bagian hilir. Kondisi ini dapat menyebabkan
perubahan fungsi ekologi dan akumulasi logam pada tropik level yang lebih tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi logam berat Cu dan Pb dalam organ
daging, insang dan hati ikan juaro dan sembilang. Penelitian dilaksanakan selama bulan
September dan November 2014 di Sungai Musi bagian hilir. Konsentrasi logam berat Cu
dan Pb dalam tiga organ ikan dinalaisa menggunakan AAS (Atomic Absorption
Spectrophotometer). Secara umum terlihat bahwa logam Cu dan Pb terakumulasi paling
tinggi pada organ hati, kemudian insang dan akumulasi terendah terdapat pada organ
daging baik pada ikan juaro maupun sembilang. Secara umum, akumulasi Cu dan Pb
dalam daging kedua jenis ikan tersebut masih dalam batas aman untuk dikonsumsi