research

ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI SERANGAN Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) PADA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) SECARA INTENSIF DI KABUPATEN KENDAL

Abstract

Budidaya udang vannamei secara intensif di Kabupaten Kendal mengalami perkembangan sejak tahun 2006 dan telah memberi kontribusi terhadap peningkatan produksi. Masalah yang timbul dalam budidaya udang adalah penyakit. Salah satu penyakit yang menimbulkan dampak kerugian secara ekonomi adalah serangan Infectious Myo Necrosis Virus (IMNV) yang menimbulkan mortalitas 40 – 70 %. Berbagai faktor risiko merupakan faktor yang dapat yang mempengaruhi terjadinya infeksi virus pada udang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya serangan Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) pada budidaya udang vannamei (Litopenaeus vannamei) secara intensif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksploratif konfirmatori. Variabel bebas (independent) penelitian yang diduga sebagai faktor risiko adalah kontruksi tambak, asal benih, sumber sumber air pasok, jarak dari wilayah outbrake IMNVdan penerapan biosecurity. Data yang diperoleh akan dianalisa dengan regressi logistik. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa variablevariabel yang merupakan faktor risiko dalam penelitian ini model persamaan regressi diperoleh P=(Y=1/x)= -214,398 + 15,026 konstruksi tambak -10,291 asal benih + 210,551 sumber air pasok + 0,36 jarak outbrake – 20,510 biosecurity. Ada tiga faktor risiko yaitu konstruksi tambak, sumber air pasok dan jarak dari wilayah outbrake, yang erat berhubungan dengan terjadinya serangan IMNV ke dalam tambak. Sedangkan secara sendiri-sendiri, masing-masing faktor risiko tidak berpengaruh terhadap terjadinya serangan IMNV ke dalam tamba

    Similar works