Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kesejahteraan psikologis pada generasi Y, Z dan Alpha penggemar K-Pop berdomisili di Indonesia dan Penggemar K-Pop di Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Data diperoleh melalaui kuisioner kesejahteraan psikologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 288 orang, dengan per-generasi 96 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan kesejahteraan psikologis pada penggemar K-Pop generasi Y, Z dan Alpha. Dimana penggemar K-Pop generasi Y memiliki kesejahteraan psikologis lebih tinggi dari pada generasi Z, dan penggemar K-Pop generasi Z memiliki kesejahteraan psikologis lebih tinggi dari pada generasi Alpha. Dapat disimpulkan bahwa generasi Y sudah mampu dalam menentukan tujuan hidup, dapat menjalin hubungan baik dengan orang lain. Pada generasi alpha cenderung mempunyai kesejahteraan psikologis yang rendah terlihat mereka belum mampu dalam menjalin hubungan positif dengan orang lain. Usia mempunyai peran yang sangat mempengaruhi kesejahteraan psikologis para penggemar K-Pop antargenerasi