Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Densitometri atau High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC) tetap menjadi metode analisis instrumental yang vital, terutama di negara berkembang, karena efisiensi biaya dan kemampuannya menangani banyak sampel secara simultan. Artikel ulasan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan terkini metode KLT-Densitometri dalam analisis sediaan farmasi, ekstrak bahan alam, dan bioanalisis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2016 hingga 2024 dengan menggunakan pedoman PRISMA. Hasil tinjauan terhadap 23 artikel terpilih menunjukkan evolusi signifikan dari KLT sebagai metode skrining kualitatif menjadi metode kuantitatif yang tervalidasi penuh sesuai standar ICH Q2(R1). Temuan utama menunjukkan adanya pergeseran paradigma menuju Green Analytical Chemistry dengan penggunaan pelarut ramah lingkungan seperti etil asetat dan etanol, serta penerapan Analytical Quality by Design (AQbD) untuk optimasi metode yang lebih robust. Analisis komparatif menyoroti kesenjangan kualitas antara publikasi nasional dan internasional, khususnya dalam aspek preparasi sampel biologis dan kedalaman validasi statistik. Disimpulkan bahwa KLT-Densitometri menawarkan alternatif yang tangguh dan cost effective terhadap HPLC, dengan peluang besar bagi peneliti lokal untuk meningkatkan kualitas publikasi melalui adopsi pelarut hijau dan desain eksperimen faktorial