research

PRPORSI INFEKSI CACING USUS YANG DITULARKAN MELALUI TANAH (SOIL TRANSMITTED HELMINTH)(STUDI PADA PETANI TANAMAN HIAS DI DESA CANDI, KECAMATAN BANDUNGAN)

Abstract

Desa Candi merupakan rintisan pasar tanaman hias. Petani tanaman hias berisiko terinfeksi soil transmitted helminth (STH) karena pekerjaannya bersinggungan dengan tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui proporsi STH dan mendeskripsikan karakteristik petani tanaman hias di Desa Candi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian seluruh petani tanaman hias di Desa Candi berjumlah 112. Hasil penelitian menunjukkan pproporsi STH pada petani tanaman hias di Desa Candi sebesar 4,2% dengan 100% terinfeksi N.americanus intensitas ringan. Petani tanaman hias memiliki karakteristik masa kerja ≥5 tahun 64,6%, jenis pupuk alami 89,6%, kebiasaan pemakaian alas kaki 68,8%,kebiasaan pemakaian sarung tangan 18,8%, sumber air bersih perpipaan 60,4%, kebiasaan mencuci tangan sebelum makan 56,2% dan kebiasaan mencuci tangan setelah BAB 85,4%, kondisi kuku kurang baik 77,1%. Proporsi kejadian kecacingan lebih banyak ditemukan dengan karakteristik masa kerja <5 tahun, jenis pupuk alami, kebiasaan pemakaian alas kaki dan tidak memakai sarung tangan,sumber air bersih sumur, tidak memiliki kebiasaan mencuci tangan, kebiasaan mencuci tangan setelah BAB, keadaan kuku kurang baik. Berdasarkan hasil diatas, dapat disimpulkan prevalensi infeksi STH pada petani tanaman hias adalah kecil. Kata Kunci: Infeksi STH, petani tanaman hia

    Similar works