Dalam melakukan proses pengadaan buku baru, pustakawan di SMP N 1 Jepara
mengalami permasalahan. Permasalahan tersebut adalah pustakawan tidak memiliki data
peminjaman buku dan dalam memilih buku untuk pengadaan buku, pustakawan hanya
tergantung dengan usulan dari anggota perpustakaan. Untuk menyelesaikan masalah tersebut
pustakawan membutuhkan sebuah aplikasi pengadaan buku perpustakaan menggunakan
metode simple additive weighting. Metode simple additive weighting dipilih karena metode
ini sesuai dengan kebutuhan dalam memberikan rekomendasi buku yang sesuai untuk proses
pengadaan buku. Karena dalam pengembangan aplikasi pihak pengguna dan pengembang
belum memiliki gambaran yang jelas tentang aplikasi yang akan dibuat, maka model proses
yang dipilih untuk pengembangan aplikasi adalah model proses prototipe. Tersedianya
aplikasi pengadaan buku perpustakaan menggunakan metode simple additive weighting,
harapannya memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam memperoleh informasi buku
yang sesuai untuk proses pengadaan buku