Latar Belakang Columbia agar dengan suplementasi darah domba merupakan agar yang
banyak digunakan sebagai media kultur S. pneumoniae. Namun kegagalan untuk
menumbuhkan S. pneumoniae masih sering terjadi, karena bakteri ini hanya dapat tumbuh
di lingkungan dan dengan nutrisi tertentu. Pada penelitian ini diharapkan penggunaan agar
darah domba dengan Trypticase Soy Agar (TSA) dapat meningkatkan sensitivitas kultur S.
pneumoniae dari spesimen klinis.
Tujuan Membandingkan pertumbuhan S. pneumoniae dari spesimen klinis yang ditanam
pada media agar darah domba dengan jenis agar yang berbeda.
Metode Penelitian ini menggunakan desain true experimental-post test only. Sampel
penelitian adalah 16 swab nasofaring dari subjek sehat yang disimpan dalam media Skim
milk, Tryptone, Glucose, and Glycerin (STGG) pada suhu -80°C (n=16). Sampel ditanam
pada media ADDG-COL dan ADDG-TSA dan dilakukan pengamatan pada 18, 24, dan 48
jam setelah inkubasi meliputi kuantitas koloni, diameter koloni, diameter zona hemolisis,
dan karakteristik koloni. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji Student –T (skala numerik,
distribusi normal) atau uji Mann Whitney (skala numerik, distribusi tidak normal) dan uji
Chi Square (skala nominal dan ordinal).
Hasil Pada penelitian didapatkan perbedaan namun tidak bermakna pada kuantitas koloni
(p=0,238; 0,238; 0,238), diameter koloni (p=0,985; 0,497; 0,939), diameter zona hemolisis
(p=0,275; 0,104; 0,109) dan karakteristik (p=0,654; 1,000; 0,685).
Kesimpulan Pertumbuhan S. pneumoniae pada media agar darah domba dengan TSA tidak
lebih baik dibandingkan dengan pada media agar darah domba dengan Columbia agar.
Kata Kunci: Agar Darah Domba, Columbia agar, Trypticase Soy Agar, Streptococcus
pneumoniae