research article

Intervensi Keperawatan "Peningkatan Perfusi Jaringan Perifer Pada Pasien Ulkus Diabetik: Laporan Kasus

Abstract

Changes in peripheral tissue perfusion in diabetic wounds are important because they can affect the wound healing process, increase the risk of infection, and inhibit healing in individuals with diabetes. This study aims to describe a nursing intervention for increased peripheral tissue perfusion in type 2 Diabetes Mellitus (DM) patients with leg wound complications. This study is a case report of nursing intervention. DM patients treated in the general wound care room of a hospital in Makassar 13 – 17 May 2023. This study found impaired peripheral tissue perfusion as a result of damage to blood vessels (angiopathy), especially to capillaries. In addition, neuropathy or nerve damage in diabetes can also affect the regulation of blood flow to the extremities (such as the feet) which can interfere with the body's mechanism of responding to changes in blood flow. We implement professional treatment strategies to improve tissue perfusion through controlling blood sugar within normal ranges to prevent vascular damage, measuring blood pressure, controlling blood pressure to remain stable to protect blood vessels, adequate hydration to ensure patients are well hydrated to maintain smooth blood flow, Regular exercise through regular physical activity to improve blood flow and help repair condition of blood vessels, proper wound care by cleaning and treating wounds periodically to prevent infection and accelerate healing.Perubahan perfusi jaringan perifer pada luka diabetes penting karena dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka, meningkatkan risiko infeksi, dan menghambat penyembuhan pada individu dengan diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intervensi keperawatan peningkatan perfusi jaringan perifer pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dengan komplikasi luka kaki. Penelitian ini merupakan laporan kasus intervensi keperawatan. Pasien DM dirawat di ruang perawatan luka umum sebuah rumah sakit di Makassar. Desain penelitian kualitatif berbasis laporan kasus dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan pada ulkus diabetes. Hasil penelitian kami menemukan gangguan perfusi jaringan perifer sebagai akibat dari kerusakan pembuluh darah (angiopati), terutama kapiler. Selain itu, neuropati atau kerusakan saraf pada diabetes juga dapat memengaruhi pengaturan aliran darah ke ekstremitas (seperti kaki) yang dapat mengganggu mekanisme tubuh dalam merespons perubahan aliran darah. Kami menerapkan strategi pengobatan profesional untuk meningkatkan perfusi jaringan melalui pengendalian gula darah dalam rentang normal untuk mencegah kerusakan pembuluh darah, mengukur tekanan darah, mengontrol tekanan darah agar tetap stabil untuk melindungi pembuluh darah, hidrasi yang memadai untuk memastikan pasien terhidrasi dengan baik untuk menjaga kelancaran aliran darah, Olahraga teratur melalui aktivitas fisik secara teratur untuk meningkatkan aliran darah dan membantu memperbaiki kondisi pembuluh darah,  Perawatan luka yang tepat dengan membersihkan dan merawat luka secara berkala untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Kata kunci : Intervensi Keperawatan, Perfusi Jaringan Perifer, Luka Diabeti

    Similar works