Masyarakat Toraja merupakan suku yang kaya akan kebudayaan yang menjadi ciri khas
etnis mereka. Kebudayaan mereka tampak dari arsitektur rumah, ritual adat, kesenian, dan
banyak lagi. Kebudayaan dalam masyarakat Toraja dapat menjadi pedoman dan
memberikan arah dalam hidup dan tingkah laku mereka. Kebudayaan sendiri merupakan
kesatuan dari gagasan simbol-simbol dan nilai-nilai yang mendasari hasil karya dan
perilaku manusia, sehingga tidaklah berlebihan apabila dilanjutkan bahwa begitu eratnya
kebudayaan dan simbol-simbol yang diciptakan oleh manusia sehingga manusia disebut
sebagai Homo Simbolicum. Dengan demikian, penggunaan simbol dalam budaya,
merupakan alat perantara yang berasal dari nenek moyang untuk melukiskan segala macam
bentuk pesan pengetahuan kepada masyarakat, sebagai generasi penerus yang diwujudkan
dalam tindakan sehari-hari mereka sebagai makhluk budaya, lantas diharapkan mampu
memberi pemahaman bagi masyarakat penggunanya. Demikian pula dalam masyarakat
Toraja yang memiliki empat dasar kehidupan yang direpresentasikan dalam bentuk simbol.
Simbol-simbol ini diukir pada bagian tertentu rumah adat suku Toraja yang dikenal dengan
nama Rumah Tongkonan. Makalah ini membahas tentang empat simbol dasar lambang
kehidupan masyarakat Toraja. Adapun tujuan penelitian dalam makalah ini adalah untuk
mendeskripsikan empat simbol dasar yang melambangkan kehidupan masyarakat Toraja
dan makna yang terkandung pada empat simbol dasar tersebut. Penelitian ini merupakan
sebuah penelitian yang menggunakan pendekatan semiotika model Charles Sanders Peirce
sehingga penelitian ini bias digolongkan ke dalam penelitian jenis kualitatif-interpretatif.
Penelitian ini juga merupakan penelitian kepustakaan karena peneliti hanya menggunakan
sumber-sumber dari buku-buku yang relevan untuk menguak jawaban dari masalahmasalah
yang
telah
dirumuskan.
Objek
penelitian
dalam
makalah
ini
adalah
empat
simbol
dasar
yang
melambangkan
kehidupan
masyarakat
Toraja.
Hasil
penelitian
menemukan
ada
empat
simbol utama yang menjadi dasar dalam kehidupan masyarakat Toraja. Simbolsimbol
ini
direpresentasikan
dalam
bentuk
ukiran
yang
diukir
pada
rumah
adat
Tongkonan.
Keempat
simbol ini adalah i. Passura’ Pa’barre Allo, ii. Passura’ Pa’manuk londong, iii.
Passura’ Pa’tedong dan iv. Passura’ Pa’sussuk. Keempat simbol ini menggambarkan
pergaulan hidup manusia Toraja dan bagaimana mereka harus bersikap. Selain itu, simbolsimbol
ini juga merupakan dasar bagi kehidupan masyarakat Toraja sebagai pegangan
hidup mereka di atas bumi ini