Latar belakang: Asap rokok merupakan salah satu radikal bebas yang dapat
menimbulkan kerusakan pada lemak tak jenuh di permukaan membran sel
termasuk spermatozoa sehingga dapat mengurangi konsentrasinya.Umbi bit
mengandung pigmen betanin sebagai antioksidan yang dapat mengurangi
pengaruh buruk dari radikal bebas dan berpotensi meningkatkan konsentrasi
spermatozoa.
Tujuan: Membuktikan bahwa pemberian jus bit dapat meningkatkan konsentrasi
spermatozoa pada tikus wistar yang dipapar asap rokok.
Metode: Penelitian ini menggunakan post-test only control group design. Sampel
penelitian terdiri dari 30 ekor tikus wistar jantan yang dikelompokkan secara acak
menjadi 5 kelompok. kelompok K(-) adalah kelompok tanpa perlakuan.
Kelompok K(+) hanya dipapar asap rokok kretek. Kelompok Perlakuan 1 dipapar
asap rokok dan jus bit 4ml/kgBB. Kelompok Perlakuan 2 dipapar asap rokok dan
jus bit 8ml/kgBB. Kelompok Perlakuan 3 dipapar asap rokok dan jus bit
16ml/kgBB. Perlakuan diberikan selama 28 hari dan dilakukan pemeriksaan
konsentrasi spermatozoa pada hari ke-29.
Hasil: Rerata konsentrasi spermatozoa adalah kelompok K(-)= 31,2; kelompok K
(+)= 20,4; kelompok Perlakuan 1= 26,8; kelompok Perlakuan 2= 28,2; kelompok
perlakuan 3=28,4. Uji Oneway ANOVA didapatkan perbedaan konsentrasi
spermatozoa yang bermakna (p<0,001) antara semua kelompok. Pada uji post-hoc
didapatkan perbedaan yang signifikan antara kelompok K(-) dengan K(+)
(p<0,001), Kelompok K(+) dengan kelompok perlakuan 1 (p=0,038), Kelompok
K(+) dengan kelompok perlakuan 2 (p=0,007), Kelompok K(+) dengan kelompok
perlakuan 3 (p=0,006). Namun antar kelompok perlakuan 1,2,dan 3 tidak terdapat
perbedaan yang signifikan.
Kesimpulan Pemberian jus bit dapat mempengaruhi konsentrasi spermatozoa
secara signifikan pada tikus wistar yang dipapar asap rokok.
Kata kunci: Asap rokok, jus bit, konsentrasi spermatozo