research
POTENSI Immunostimulant DAUN SIRSAK SEBAGAI IMBUHAN RANSUM
AYAM KAMPUNG SUPER
- Publication date
- Publisher
Abstract
Tujuan penelitian adalah melihat potensi immunostimulant daun sirsak sebagai
imbuhan ransum pada ayam kampung super. Materi penelitian ayam kampung super umur
12 minggu sebanyak 64 ekor (48 ekor jantan dan 16 ekor betina ) dengan bobot 890 – 1372
g/ekor. Ransum dengan kandungan energi metabolis 2.762 kkal/kg dan protein kasar
23,59%. Program vaksinasi ND,cara tetes mata(umur 4 hr), air minum (umur 14 hr, 35 hr dan
90 hr). Perlakuan yang diberikan: T0 : Ransum basal (Kontrol), T1 : Ransum basal + 1% DS, T2
: Ransum basal + 2% DS, T3 : Ransum basal + 3% DS. (DS=daun sirsak). Rancangan Acak
Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Variabel yang diamati : New Castle
Disease (ND), dan kadar serum glutamic ocaloacetic transaminase (SGOT) dan serum
glutamic pyruvic transaminase (SGPT).. Data dihitung dengan analisis ragam, apabila
terdapat perbedaan diuji lanjut dengan Uji Duncan Multiple Test (DMRT) pada taraf 5%
Hasil penelitian : perlakuan penambahan tepung daun sirsak 3% (T3) memberikan
pengaruh immunostimulant peningkatan titer ND (3,5) paling tinggi (P<0,05) dibandingkan
dengan penambahan daun sirsak 1% (T1=2,6) dan 2% (T2=2,9) maupun kontrol (T0=2,4).
Kadar SGOT pada T0 (4 U/I), T1 (3,9 U/I), T2 (4,9 U/I) dan T4 (5,3 U/I), sedangkan SGPT pada
T0 (197,00 U/I), T1 (221,72 U/I), T2 (216,60 U/I) dan T3 (233,90 U/I) tidak menunjukkan
adanya perbedaan.
Simpulan, penambahan daun sirsak 3% dalam ransum ayam lokal super mampu
meningkatkan immunostimulant terhadap vaksinasi ND, dan tidak berdampak negatip
terhadap fungsi hati (SGOT dan SGPT