POTONGAN KOMERSIAL KARKAS AYAM KAMPUNG YANG DITAMBAH
TEPUNG JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum) DALAM RANSUM
DENGAN DURASI PENAMBAHAN YANG BERBEDA
Penelitian bertujuan untuk mengetahui potongan komersial karkas ayam kampung
akibat penambahan tepung jahe emprit 2% dalam ransum dengan durasi yang berbeda.
Materi yang digunakan adalah 100 Day Old Chick (DOC) umur 1 hari dengan bobot badan
rata-rata 39,14 + 0,18 g (CV = 2,28%). Bahan ransum terdiri dari bekatul, jagung kuning,
bungkil kedelai, Poultry Meat Meal, premix dan tepung jahe emprit. Kandang yang
digunakan berbentuk kotak sebanyak 20 unit. Rancangan percobaan yang digunakan
dalam penelitian adalah RAL terdiri dari 4 perlakuan 5 kali ulangan. Terdapat 4 perlakuan
yaitu ransum tanpa durasi penambahan tepung jahe emprit (T
), ransum durasi
penambahan tepung jahe emprit 2% 2 hari per minggu (T
1
0
), ransum durasi penambahan
tepung jahe emprit 2% 4 hari per minggu (T
), ransum durasi penambahan tepung jahe
emprit 2% 6 hari per minggu (T
3
2
). Hasil penelitian menunjukkan durasi penambahan
tepung jahe emprit dalam ransum tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap bobot dan
persentase potongan komersial karkas ayam kampung. Kesimpulan penelitian adalah
penambahan tepung jahe emprit 2 hari per minggu dengan penambahan 2% memberikan
hasil yang optimal pada potongan komersial karkas.
Kata kunci : tepung jahe emprit; durasi penambahan; ayam kampung; potongan komersial
karkas