Pengembangan Desa Wisata merupakan model pengembangan pariwisata yang
dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk meretas kemiskinan di
pedesaan. Hal inilah yang membuat pemerintah Kabupaten Kudus berinisiatif untuk
mengembangkan Desa Colo menjadi Desa Wisata yang berbasis wisata alam. Dengan Ketenaran
Sunan Muria di Kabupaten Kudus, menjadikan Desa Colo yang terletak di kawasan Pegunungan
Muria sebagai salah satu destinasi wisata yang terus berkembang. Melihat potensi ini, masyarakat
desa melakukan pengelolaan obyek wisata secara swadaya dan informal melalui pembentukan
komunitas-komunitas pendukung pariwisata seperti ojek, pedagang asongan dan pedagang kaki
lima. Selain upaya informal, upaya formal juga dilakukan melalui berbagai usulan bantuan
pelatihan ke pemerintah setempat. Legalitas formal didapatkan setelah diterbitkannya SK Kepala
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata No. 556/23.01/043c/2014 yang menetapkan Desa Colo sebagai
Desa Wisata sekaligus sebagai salah satu prioritas pengembangan pariwisata