Isyarat Astronomis 309 tahun kisah Ashabul Kahfi merupakan
bukti kebenaran Mukjizat Al-Qur’an. Ada banyak jenis kalender
dunia yang dijadikan referensi dan masing-masing mempunyai
sistem dan cara perhitungan yang berbeda. Walau demikian secara
umum dapat dikategorikan menjadi tiga sistem kalender yaitu
sistem solar (syamsiah/masehi), sistem lunar (kamariah/hijriyah),
dan sistem luni-solar (kamariah-syamsiah). Secara tersirat, QS.
Al Kahfi ayat 25 mengakomodir dua kepentingan perhitungan
kalender yaitu sistem Masehi dan sistem Hijriyah. Ayat dalam
firman Allah SWT tersebut mengandung informasi astronomis
yang dapat ditinjau dari aspek kajian numerik sebagai salah satu
ikhtiyar mentadabburi kandungan Al Quran. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa frasa masa tinggal Ashabul Kahfi di
dalam gua selama 309 tahun dalam kalender Hijriyah setara
dengan 300 tahun dalam kalender Masehi