review thesis

Pandangan sufistik KH. Shodiq Hamzah Semarang penulis kitab tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani Al-Qur’an

Abstract

Penelitian ini berangkat dari ketertarikan peneliti untuk mengkaji tentang bagaimana pandangan unsur sufistik dan corak sufistik KH. Shodiq Hamzah Semarang Penulis kitab tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an. Dari segi latar belakang, mufassir tersebut memiliki riwayat sudah tumbuh dan hidup ditengah-tengah lingkungan yang mengamalkan ajaran tasawuf dengan kental dan hingga saat ini juga menjadi penggerak aktif di bidang tasawuf. Selain itu, karena faktor tafsir tersebut merupakan tafsir terbaru di abad ini yang lahir dan baru terbit pada tahun 2022 M, juga belum banyak penelitian yang mengkaji tentang tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an karya KH. Shodiq Hamzah Semarang ini dari sisi tasawuf. Oleh karena itu, peneliti berasumsi bahwa KH. Shodiq Hamzah penulis tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an memiliki pandangan tentang unsur sufistik dan corak sufistik. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana unsur sufistik menurut pandangan KH. Shodiq Hamzah Semarang penulis kitab tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an?, 2) Bagaimana corak sufistik menurut pandangan KH. Shodiq Hamzah Semarang penulis kitab tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an? Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara, dan menggunakan teknik analisa data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun sumber data kajian dari dua katagori yakni sumber data primer diambil dari wawancara secara langsung dan fisik dari tafsir Al-Bayan Fi Ma’rifati Ma’ani al-Qur’an, sedangkan data sekunder diambil dari buku-buku, jurnal, skripsi, thesis, dan buku penunjang lainnya. Dari penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa: 1) Unsur sufistik menurut pandangan KH. Shodiq Hamzah adalah tentang menjelaskan nilai sufistik ketika menafsirkan sebuah ayat al-Quran dilihat dari sisi dhahir maupun bathinnya, menjelaskan penafsiran disandarkan pada tasawuf yang lebih menempel kepada makna ayat, lebih mengindahkan dengan adanya sentuhan hati, dan berupa petunjuk serta ridha dari Allah semata, 2) corak sufistik menurut pandangan KH. Shodiq Hamzah adalah tidak memiliki kecenderungan yang spesifik dan dengan adanya penambahan keterangan fadilah atau keutamaan surah yang juga menjadi penguat dalam corak sufistik amali

    Similar works