Skripsi ini berjudul “Pandangan Anggota Mapala UIN Raden
Fatah Periode 2024 Perspektif Arne Naess”. Adapun yang menjadi tujuan
dalam penelitian ini yaitu, Pertama, Untuk mengetahui konsep deep ecology
Arne Naess, Kedua, Untuk mengetahui pandangan anggota Mapala UIN
Raden Fatah terhadap alam berdasarkan konsep Arne Naess. Mapala UIN
Raden Fatah adalah organisasi yang menyediakan tempat bagi mahasiswa
yang mempunyai minat terhadap alam lingkungan, yang telah berdiri sejak
tahun 1991.
Metode penelitian dalam skripsi ini menganalisis dengan penelitian
lapangan (Field Research). Sedangkan metode pendekatan penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu
sumber data Primer dan sumber data Sekunder, adapun yang menjadi sumber
data primer yaitu mahasiswa pencinta alam UIN Raden Fatah Palembang
tahun 2024, dan yang menjadi sumber data sekunder yaitu berupa buku,
jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Selanjutnya teknik pengumpulan data yaitu
mencakup Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Dan terakhir teknik
analisis data adalah indukti dan deduktif.
Hasil akhir penelitian ini dapat ditemukan bahwa pandangan anggota
mahasiswa pencinta alam UIN Raden Fatah Periode 2024 terhadap alam
lingkungan sangat ekosentrisme. Namun ada beberapa yang tidak sejalan
dengan konsep Arne Naess. Dari empat belas mahasiswa pencinta alam, yang
terdiri dari tujuh laki-laki dan tujuh perempuan semuanya mempunyai pola
pikir yang bersahabat dengan alam lingkungan, tetapi tidak semua subjek
bersahabat dengan konsep deep ecology Arne Naess. Melalui data yang
dikumpulan terdapat lima dari tujuh subjek mahasiswa pencinta alam laki�laki yang bersahabat dengan konsep deep ecology Arne Naess, dua yang
tidak sepenuhnya bersahabat memiliki pandangan yang positif terhadap alam
akan tetapi tidak terlalu menerapkan seperti yang terdapat pada ecosophy
Arne Naess. Sedangkan dari tujuh subjek mahasiswa pencinta alam
perempuan, semuanya mempunyai pandangan yang bersabahat dengan
konsep deep ecology Arne Naess.
KataKunci: Mapala, Alam Lingkungan, Arne Naess