research article

KARAKTERISTIK GEOKIMIA LEMPUNG DAN KUALITASNYA SEBAGAI PENJERNIH MINYAK SAWIT DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT

Abstract

Before palm oil can be consumed, it must be processed through several processes, one of them is purification. To obtain an oil colour corresponds to a certain quality, a bleaching process is required using a bleaching agent or bleaching earth (BE). Material of palm oil purifier is made from clay. Clay is often found in Sukabumi Regency, West Java Province in Jampang Formation Cikarang Member and Lengkong Formation. The purpose of this research is to obtain a geochemical description and to determine the chemical composition of clay minerals in Jampang Formation Cikarang Member and Lengkong Formation and its effect on surface area properties and bleaching performance. This research used five clay samples, three samples from Jampang Formation Cikarang Member and two sampels from Lengkong Formation. To obtain geochemical characteristics composition, each sample was analyzed using XRD, SEM and XRF methods, meanwhile, to obtain information on the quality of palm oil clarifier, surface spesific area of the clay was measured using SAA and the color index of the palm oil that had been filtered by each clay sample was measured using the Lovibond Tintometer. The results showed that there was correlation between montmorillonite content to surface area value and bleaching performance of the clay. The larger the surface area of the clay, the higher its bleaching ability for palm oil. In addition, the surface area of the clay is also related to its montmorillonite content. Clay samples with high surface area, namely sample FJ-1 with a surface area of 111.5 m²/g and FJ-2 with a surface area of 106.4 m²/g, have higher montmorillonite content, specifically 67.2 and 70.7% compared to samples FJ-3, FL-1, and FL-2, which have montmorillonite contents of 17.4%, 47.4%, and 32.9%. Therefore, to obtain high-quality clay as a bleaching earth (BE) for the palm oil industry, clay with a high montmorillonite mineral content should be used.Sebelum dapat dikonsumsi, minyak sawit harus diolah melalui beberapa proses salah satunya adalah penjernihan. Untuk mendapatkan warna minyak yang sesuai dengan kualitas tertentu maka diperlukan proses pemucatan terhadap minyak sawit dengan menggunakan tanah pemucat atau biasa disebut bleaching earth (BE) yang bahan dasarnya menggunakan lempung. Lempung banyak ditemukan di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pada Formasi Jampang Anggota Cikarang dan Formasi Lengkong. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran geokimia dan mengetahui komposisi kimia mineral lempung di Formasi Jampang Anggota Cikarang dan Formasi Lengkong serta bagaimana pengaruhnya terhadap sifat luas permukaan dan kualitas daya pucatnya terhadap minyak sawit. Penelitian ini menggunakan lima sampel lempung, yaitu tiga sampel dari Formasi Jampang Anggota Cikarang dan dua sampel dari Formasi Lengkong. Untuk memperoleh karakteristik komposisi geokimia, setiap sampel dianalisis menggunakan metode XRD, SEM, dan XRF, sedangkan untuk mendapatkan informasi kualitas daya pucat sebagai penjernih minyak sawit dilakukan pengukuran luas permukaan spesifik lempung menggunakan alat SAA serta pengukuran indeks warna minyak sawit yang telah disaring oleh masing-masing sampel lempung menggunakan alat Lovibond Tintometer. Hasil menunjukkan adanya korelasi antara kadar mineral montmorilonit terhadap nilai luas permukaan dan kualitas daya pucat lempung. Semakin besar luas permukaan lempung, semakin tinggi daya pucat dari lempung tersebut terhadap minyak sawit. Selain itu, nilai luas permukaan lempung juga berhubungan dengan kandungan montmorilonit. Sampel lempung dengan nilai luas permukaan yang tinggi yaitu sampel FJ-1 dengan luas permukaan 111,5 m2/g  dan FJ-2 dengan luas permukaan 106,4 m2/g, memiliki kadar montmorilonit yang lebih besar berturut-turut sebesar 67,2 dan 70,7%  dibandingkan pada sampel FJ-3, FL-1 dan FL-2 yaitu sebesar 17,4, 47,4 dan 32,9%. Oleh sebab itu untuk mendapatkan lempung yang baik sebagai BE bagi industri minyak sawit dapat digunakan lempung dengan kadar mineral montmorilonit yang tinggi

    Similar works