research

Perbedaan suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian larutan elektrolit pada tenaga kerja di pengasapan ikan "x" di kota semarang

Abstract

Lingkungan kerja yang panas dapat menimbulkan berbagai efek/dampak bagi tenaga kerja. Suhu yang panas dapat menyebabkan dehidrasi sehingga terjadi peningkatan suhu tubuh inti di dalam tubuh tenaga kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian larutan elektrolit. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan metode before -after design. Jumlah responden 10 orang yang bekerja di tempat pengasapan ikan. penelitian ini mengunakan cairan elektrolit yang mengandung 21 mEq/L Na+ dan 16 mEq/L Cl-. Analisis data penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. HAsil penelitian ini menunjukkan rata-rata suhu tubuh sebelum pemberian larutan elektrolit adalah 36,810 C dan setelah pemberian larutan elektrolit yaitu 36,810 C selisih suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian larutan elektrolit yaitu 0,146 C. Dari uji statistik wilcoxon di peroleh p value sebesar 0,028 sehingga nilai p kurang dari 0,05. Nilai (-) pada Z=-2.194 berarti bahwa nilai (pre) lebih besar dari nilai (post). Pemberian larutan elektrolit berpengaruh positif terhadap suhu tubuh. Dari penelitian ini disimpulkan ada perbedaan suhu tubuh tenaga kerja di pengasapan ikan "x" di kota Semarang sebelum dan sesudah pemberian larutan elektrolit Kata Kunci: larutan elektrolit, Suhu tubuh, panas, core, pengasapan ika

    Similar works