Di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY, saat ini upacara keagamaan sebagian besar
diselenggarakan dengan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dan pada komunitas
tertentu menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan lagu-lagu, selain bahasa Indonesia, Jawa, dan
Inggris, sebagian juga masih menggunakan bahasa Latin. Selama kurang lebih lima tahun terakhir
dikembangkan pula dalam setiap upacara keagamaan Hari Minggu dibuatkan teks dengan dua
versi, yaitu: bahasa Indonesia dan bahasa Jawa. Kajian ini akan membahas karakteristik bahasa
Jawa yang digunakan pada teks tersebut