Kehadiran internet yang diwarnai dominasi bahasa Inggris sebenarnya tetap menyediakan
ruang hidup bagi bahasa Jawa. Nafas hidup bahasa Jawa di jagat maya berwujud komunikasi
melalui jejaring sosial dan penyebaran informasi melalui blog. Dalam jejaring sosi al, bahasa Jawa
digunakan oleh kelompok (grup) yang berbasis keluarga, tempat asal, pertemanan, dan minat.
Adapun dalam blog, bahasa Jawa digunakan pada blog yang memang berbahasa Jawa dan blog
berbahasa Indonesia yang berisi budaya Jawa. Bahasa Jawa dipilih karena lebih ekspresif, mampu
membangun ikatan emosional, dan memberikan identitas kultural. Bahasa Jawa di jagat maya tidak
sepenuhnya mematuhi kaidah, namun tetap berperan penting dalam pelestarian bahasa Jawa