Informing, Persuading, dan Reminding (Shimp, 2003) merupakan sebuah paradokmatis
iklan yang tidak dapat terelakan. Iklan selalu menghadirkan pesan serta ajakan dalam bentuk
verbal maupun non-verbal yang merupakan representasi sebuah produk dan juga merefleksikan
manfaat yang ditawarkan pada saat yang bersamaan. Begitu pula yang terdapat dalam iklan
televisi pasta gigi yang cukup populer di masyarakat yaitu Pepsodent. Salah satu hal menarik
pada iklan ini adalah perubahan bahasa yang terjadi dalam setiap dekade (sepuluh tahun)
seiring dengan berkembangnya masyarakat. Fenomena ini sangat menarik dilihat dari
kacamata sosiopragmatik dengan menggunakan teori Speech Act oleh Searle (1977) dan
pendekatan kualitatif. Data yang diambil adalah data diakronik mulai tahun 1980an sampai
2010an dengan menggunakan satu iklan yang dianggap cukup populer bagi masyarakat dalam
masing-masing dekade. Penelitian ini menggunakan empat iklan yang mewakili empat dekade
untuk membuktikan bahwa dalam menjalankan fungsinya, suatu iklan selalu melihat
perkembangan masyarakat sebagai kunci dominan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
dengan kajian sosiopragmatik, bahasa yang digunakan dalam iklan khususnya iklan televisi
pasta gigi Pepsodent mengalami perubahan dengan jarak atau rentang waktu persepuluh tahun
seiring dengan perkembangan masyarakat. Berdasarkan sudut pandang sosiopragmatik, iklaniklan
tersebut menunjukkan terjadinya perubahan makna serta perbedaan pemilihan bahasa
pada tiap dekade yang dipengaruhi oleh perkembangan masyarakat