Peran penting kepemimpinan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kinerja guru, menerapkan kualitas sekolah, dan gerak langkah suatu organisasi sekolah, dikendalikan oleh kepala sekolah. Studi dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana kepemimpinan kepala MI se kecamatan Mranggen? (2) Bagaimana kinerja guru MI se kecamatan Mranggen ? (3) Seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru MI Se Kecamatan Mranggen Demak ? Pembahasan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di MI se Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survai korelasional dengan teknik analisis regresi sederhana. Dalam penelitian ini populasi sebanyak 84 guru. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument angket untuk memperoleh data X dan Y. Instrument angket sebelum digunakan untuk memperoleh data yang obyektif, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Setelah dilakukan uji instrumen kemudian peneliti menyebar angket untuk memperoleh data X dan Y. Selanjutnya hasil dari perhitungan statistik dengan koefisien korelasi dan analisis regresi, dimana terdapat korelasi yang positif antara kepemimpinan kepala sekolah (X) terhadap kinerja guru (Y), hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi = 0,6928 > 0,213 pada taraf signifikan 5% ini berarti signifikan. Sementara itu 0,6928 > 0,278 pada taraf signifikan 1%, maka dalam hal ini dapat dikatakan signifikan. Dengan demikian dapat diketahui ada pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan Kepala Madrasah terhadap kinerja guru MI di Kecamatan Mranggen Demak. Efektifitas perilaku kepemimpinan Kepala Madrasah serta iklim kerja yang kondusif, dan kompetensi manajerial kepala sekolah yang tinggi, sangat penting diwujudkan dalam usaha meningkatkan kinerja guru. Implikasinya dalam dunia pendidikan, kepala sekolah selaku pimpinan harus senantiasa mengusahakan agar perilaku kepemimpinannya bisa seefektif mungkin dengan cara menyesuaikan perilaku kepemimpinannya dengan situasi kematangan bawahan. Kepemimpinan kepala madrasah mempunyai pengaruh yang positif signifikan dan kuat terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 69,28%