SPBU Adisucipto Yogyakarta merupakan SPBU yang menerapkan
pengisian BBM dengan sistem layanan mandiri khusus sepeda motor di D.I
Yogyakarta. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di D.I Yogyakarta
khususnya sepeda motor menyebabkan kebutuhan masyarakat terhadap BBM juga
mengalami peningkatan sehingga penerapan sistem ini masih menimbulkan
antrian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model dan ukuran keefektifan
sistem antrian yang optimal pada pengisian BBM dengan sistem layanan mandiri
di SPBU Adisucipto Yogyakarta.
Pada penelitian ini, data yang digunakan terdiri atas data sampel dan data
populasi. Data sampel diperoleh dari observasi selama 7 hari, sedangkan data
populasi diperoleh dari data laporan bulanan milik SPBU selama tahun 2017
tanpa adanya perilaku pelanggan yang meninggalkan sistem. Pengolahan data
diawali dengan analisis data tingkat kedatangan dan pelayanan pelanggan, uji
kecocokan distribusi, dan pemeriksaan kondisi tunak kemudian ditentukan model
dan ukuran keefektifan sistem serta dilakukan simulasi dan optimasi sistem
antrian.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa model sistem antrian yang
diterapkan pada pengisian BBM dengan sistem layanan mandiri khusus sepeda
motor di SPBU Adisucipto Yogyakarta merupakan model multifase yang terdiri
atas dua fase yakni fase pembayaran dan fase pengisian yang disusun secara seri.
Hasil analisis menunjukkan bahwa model sistem antrian yang diterapkan belum
optimal sehingga perlu dilakukan penambahan satu server pada fase pembayaran
setiap jam kecuali pada jam 01.30-06.00. Model sistem antrian yang optimal
terdiri atas fase pembayaran memiliki model antrian dengan
ukuran keefektifan meliputi dan
sedangkan fase pengisian BBM memiliki model antrian
dengan ukuran keefektifan meliputi
dan Dengan model sistem antrian tersebut, diharapkan
pengisian BBM dengan sistem layanan mandiri khusus sepeda motor di SPBU
Adisucipto Yogyakarta dapat efektif dan efisien serta sesuai dengan standar waktu
yang ditetapkan oleh PT. Pertamina yakni 0,75 menit.
Kata kunci: sistem antrian, SPBU, sistem layanan mandiri, ukuran keefektifan