Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakterisasi film selulosa
dengan penambahan gliserol dan minyak kayu manis berdasarkan karakterisasi uji
mekanik, foto permukaan, dan uji ketahanan terhadap air, mengetahui efektivitas
film selulosa dengan penambahan gliserol dan minyak kayu manis yang memiliki
daya simpan cabai paling baik.
Metode yang digunakan yaitu metode casting dan metode coating. Metode
casting menggunakan larutan HCl 5% untuk hidrolisis selulosa. Proses
pengeringan film selulosa dengan metode casting adalah pada suhu 60oC selama 5
jam. Perbandingan konsentrasi gliserol dan minyak kayu manis yang digunakan
dalam pembuatan film selulosa dengan metode coating adalah 3:1; 5:1; 7:1; dan
10:1. Film selulosa hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan tensile strength,
mikroskop optik, FTIR-ATR, ketahanan terhadap air, dan efektivitas film.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan konsentrasi gliserol
dan minyak kayu manis terbaik adalah 3:1 dengan nilai elongasi 21,3843%,
modulus young 66,4602 MPa, ketahanan terhadap air 38,86%, foto permukaan
yang paling homogen, dan efektivitas film yang paling bai