Demam berdarah dengue merupakan penyakit menular yang dapat
menyebabkan kematian dan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Daerah
Istimewa Yogyakata yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan
penyebarannya semakin luas. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses aplikasi
model fuzzy untuk menentukan wilayah rawan demam berdarah dengue serta
mengimplementasikan dalam sistem informasi geografis berupa peta tematik dan
mendeskripsikan tingkat keakuratannya.
Proses yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan hasil
kerawanan wilayah menggunakan 12 variabel input, yaitu angka bebas jentik, house
index, sarana kesehatan, frekuensi DBD, kepadatan penduduk, ketinggian wilayah,
curah hujan, jumlah hari hujan, suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin, dan
sinar matahari. Dengan output merupakan hasil tingkat kerawanan wilayah, yaitu
tidak rawan, rawan, dan sangat rawan. Data yang digunakan dalam penelitian ini
sebanyak 78 data dari 78 kecamatan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang didapat
dari Dinas Kesehatan DIY, BPS DIY, dan BMKG DIY (ECMWF). Data tersebut
kemudain dibagi menjadi 2 yaitu, data training dan data testing. Sebanyak 64 data
training digunakan untuk menentukan himpunan fuzzy pada masing-masing variabel
input dan output dengan pendekatan kurva segitiga, kurva trapesium, dan kurva
bentuk bahu yang kemudian digunakan untuk menentukan aturan fuzzy IF-THEN
sehinggga diperoleh 59 aturan fuzzy. Sedangkan sebanyak 14 data testing digunakan
untuk validasi model fuzzy sehingga diperoleh tingkat akurasi model. Penelitian ini
menggunakan model fuzzy Mamdani dengan metode defuzzifikasi bisector.
Model fuzzy yang telah dibangun diperoleh tingkat akurasi yang tinggi yaitu
dengan akurasi data training sebesar 98.437%, sedangkan data testing sebesar
92.857%, Sistem fuzzy kemudian dibuat dalam bentuk Graphical User Interface
(GUI) supaya lebih menarik dan interaktif dengan menggunakan MATLAB R2010b,
kemudian diimplementasikan dalam sistem informasi geografis berupa peta tematik
seluruh kecamatan menggunakan ArcGIS