research

ANALISIS DURASI NYALA LAMPU LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN BERDEKATAN DENGAN PENERAPAN ALJABAR MAX-PLUS

Abstract

Pengaturan durasi nyala lampu lalu lintas pada persimpangan diperlukan untuk mengatasi kemacetan. Kemacetan dapat terjadi jika perhitungan durasi nyala lampu lalu lintas yang digunakan kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan durasi nyala lampu lalu lintas dan menganalisis hasil perhitungan durasi nyala lampu lalu lintas yang didapatkan. Persimpangan yang dipilih adalah Persimpangan Tungkak dan Persimpangan Karang Tunggal, Yogyakarta dengan kondisi lalu lintas pada waktu sibuk pagi (pukul 07.30 – 09.30 WIB). Data diperoleh dari pengamatan langsung di persimpangan. Pengaturan durasi nyala lampu lalu lintas ini dengan menggunakan penerapan Aljabar Max-Plus. Ada tiga input yang digunakan yaitu waktu menyala lampu hijau masing-masing simpang, fase clear antar simpang dan waktu antar persimpangan. Perhitungan durasi nyala lampu lalu lintas dengan bantuan software Matlab. Hasil perhitungan tersebut dianalisis dengan mempertimbangkan fase persimpangan dan membandingkan hasil perhitungan dengan data awal. Hasil yang diperoleh pada Persimpangan Tungkak yaitu durasi nyala lampu hijau tetap sama sedangkan durasi nyala lampu merah dari arah utara 100 detik menjadi 93 detik, dari arah timur 92 detik menjadi 84 detik, dari arah selatan 105 detik menjadi 97 detik, dan dari arah barat 95 detik menjadi 89 detik. Hasil yang diperoleh pada Persimpangan Karang Tunggal yaitu durasi nyala lampu hijau dari arah timur 27 detik menjadi 57 detik, dari arah selatan tetap sama dan dari arah barat 22 detik menjadi 35 detik sedangkan durasi nyala lampu merah dari arah timur 55 detik menjadi 61 detik, dari arah selatan 61 detik menjadi 95 detik dan dari arah barat 62 detik menjadi 86 detik. Dari hasil perhitungan ini diperoleh suatu pengaturan lalu lintas yang lebih efisien pada persimpangan yang terkoordinasi sehingga dapat mengurangi kemacetan

    Similar works