Bronkitis kronis termasuk ke dalam penyakit paru obstruktif kronis yang
menjadi salah satu masalah kesehatan utama, ditandai dengan batuk dan produksi
sputum yang berlebihan dengan disertai rasa kelelahan/lemah dan tidak nyaman
akibat batuk kronis berdahak tersebut. Sputum berlebihan yang menumpuk dapat
mempersempit jalan napas. Selain karena hipersekresi mukus, penyempitan jalan
napas merupakan hasil dari berbagai mekanisme seperti edema mukosa jalan
napas akibat inflamasi, metaplasi sel goblet dan fibrosis saluran napas kecil
sebagai dampak inflamasi.
Nitric Oxide (NO) adalah mediator inflamasi yang dihasilkan oleh
makrofag selama mempresentasikan antigen ke sel T. Sel T yang diaktifkan
mengeluarkan beberapa sitokin termasuk IFN-γ, yang kemudian balik
menginduksi produksi NO oleh makrofag. Reaksi inflamasi ditandai dengan
produksi prostaglandin, sitokin, dan NO. Dampak besar Nitric Oxide (NO) pada
penderita bronkhitis kronis yaitu perannya dalam proses inflamasi dengan
memberikan dampak vasodilatasi, peningkatan permeabilitas pembuluh darah,
dan edema yang akan memperburuk keadaan pasien bronkhitis kronis. Selain itu,
Nitric Oxide (NO) juga berperan dalam konstriksi otot polos bronkus yang juga
akan menambah manifestasi klinis penderita bronkhitis kronis.
Euphorbia hirta L... (Patikan kebo) merupakan salah satu tanaman obat
yang banyak terdapat di Indonesia. Ekstrak Euphorbia hirta L... (Patikan kebo)
dilaporkan dapat berperan dalam memperingan kesakitan penderita bronkhitis
kronis dengan memodulasi sistem imun hingga 45% melalui penghambatan
produksi Nitric Oxide (NO). Dengan menurunnya produksi Nitric Oxide (NO),
reaksi inflamasi dan konstriksi bronkus pada pasien juga akan menurun.
Penurunan ini akan membuat produksi sekret terhenti. Selain itu, jika konstriksi
bronkus pada pasien dapat dihambat maka kualitas hidup pasien akan menjadi
lebih baik karena bronkus yang merupakan saluran napas pasien tidak akan
menyempit.
Serangan eksaserbasi pada penderita bronkitis kronis dapat timbul jika
terpapar zat iritan, berupa virus, bakteri, debu dan asap rokok. Kebanyakan
penderita mengantisipasi paparan zat iritan dengan menggunakan masker. Di sini,
tim PKM memodifikasi masker yang dapat digunakan untuk melindungi saluran
pernapasan dari zat iritan dengan ekstrak etanol Euphorbia hirta L sebagai upaya
untuk mencegah memberatnya manifestasi klinis pada pasien, memperingan
kesakitan pasien serta meningkatkan kualitas hidup pasien bronkhitis kronis.
Kata Kunci: Bronkitis Kronis, Euphorbia hirta L., Konstriksi, Masker,
Ekstrak Etano