research

Perintisan Usaha Pembuatan Baju Unik Berbahan Kain Jarik dan Kain Lurik Bekas

Abstract

Kain jarik dan lurik bekas yang sudah lama tak terpakai dianggap tidak memiliki nilai lebih bagi masyarakat, dikarenakan warna yang sudah pudar dan tidak seperti baru sehingga kain ini hanya digunakan sebagai gombal atau kain pel oleh masyarakat. Namun, setelah kami melihat kain jarik dan kain lurik bekas ini dibeli turis asing dengan harga Rp 200.000,- di Bali yang tentunya jumlah tersebut merupakan jumlah yang cukup tinggi untuk kain batik bekas. Maka dari itu dengan semakin banyaknya wisatawan asing yan g datang ke Solo kami melihat adanya peluang usaha untuk mengolah kain batik dan lurik bekas. Terciptanya peluang usaha ini diharapkan bisa menambah penghasilan bagi mahasiswa dan ibu rumah tangga, meningkatkan wawasan akan pemanfaatan barang bekas layak pakai, melestarikan batik bekas dengan mengolahnya menjadi barang bernilai jual tinggi, dan mengenalkan batik ke kancah internasional. Kain jarik dan lurik bekas ini akan kami jadikan sebuah pakaian tren terkini dengan mengkombinasikan keduanya. Kain jarik yang kami gunakan adalah kain jarik gendong yang akan mengingatkan kita pada masa kecil dan tentunya banyak ditemui di berbagai rumah. Target pemasaran kami adalah wanita, terutama turis asing mengingat banyaknya wanita menyukai busana yang unik dan tingginya penghargaan turis asing terhadap batik bahkan batik bekas

    Similar works