Kawasan Kota Lama Semarang merupakan salah satu kawasan bersejarah di Indonesia. Kondisi Kota Lama Semarang menunjukkan adanya perkembangan, dari kota yang terlupakan menjadi kota yang sering dikunjungi. Hal tersebut tidak terlepas dari keberadaan komunitas pegiat kota lama yang memiliki kekhawatiran akan keberlanjutan kawasan kota lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan vitalitas kawasan Kota Lama Semarang serta melihat pengaruh intervensi dari komunitas terhadap perkembangan vitalitas kawasan tersebut. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif yang didukung dengan teknik analisis seperti analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik intervensi komunitas pada kawasan dan analisis simple paired t-test untuk mengetahui perkembangan vitalitas kawasan. Selanjutnya, pengaruh dari hasil analisis tadi akan diidentifikasi dengan menggunakan teknik analisis deskriptif eksplanatif. Hasil penelitian menunjukkan kawasan Kota Lama Semarang mengalami perkembangan vitalitas signifikan yang ditinjau dari 9 variabel indikator penilaian vitalitas. Intervensi komunitas di kawasan kota lama lebih banyak pada penyelenggaraan kegiatan dan termasuk pada kategori intervensi aktif. Berdasarkan analisis pengaruh, intervensi yang dilakukan oleh komunitas pegiat kota lama memberi pengaruh terhadap perkembangan vitalitas yang terjadi Kawasan Kota Lama Semarang dalam lima tahun terakhir, terutama dalam menarik pengunjung ke kawasan Kota Lama Semarang.
Sistem Upload Eprints
Detail
NIM
:
i0611010
Nama Lengkap
:
LARASATI
Fakultas
:
Fakultas Teknik
Jurusan
:
Perencanaan Wilayah dan Kota
Tahun Lulus
:
2016
Judul Penelitian
:
PENGARUH KOMUNITAS PEGIAT KOTA LAMA TERHADAP PERKEMBANGAN VITALITAS KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG
Jenis Dokumen
:
Tugas Akhir
Subyek Penelitian
:
Vitalitas Kawasan
Abstrak
:
Kawasan Kota Lama Semarang merupakan salah satu kawasan bersejarah di Indonesia. Kondisi Kota Lama Semarang menunjukkan adanya perkembangan, dari kota yang terlupakan menjadi kota yang sering dikunjungi. Hal tersebut tidak terlepas dari keberadaan komunitas pegiat kota lama yang memiliki kekhawatiran akan keberlanjutan kawasan kota lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan vitalitas kawasan Kota Lama Semarang serta melihat pengaruh intervensi dari komunitas terhadap perkembangan vitalitas kawasan tersebut. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif yang didukung dengan teknik analisis seperti analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik intervensi komunitas pada kawasan dan analisis simple paired t-test untuk mengetahui perkembangan vitalitas kawasan. Selanjutnya, pengaruh dari hasil analisis tadi akan diidentifikasi dengan menggunakan teknik analisis deskriptif eksplanatif. Hasil penelitian menunjukkan kawasan Kota Lama Semarang mengalami perkembangan vitalitas signifikan yang ditinjau dari 9 variabel indikator penilaian vitalitas. Intervensi komunitas di kawasan kota lama lebih banyak pada penyelenggaraan kegiatan dan termasuk pada kategori intervensi aktif. Berdasarkan analisis pengaruh, intervensi yang dilakukan oleh komunitas pegiat kota lama memberi pengaruh terhadap perkembangan vitalitas yang terjadi Kawasan Kota Lama Semarang dalam lima tahun terakhir, terutama dalam menarik pengunjung ke kawasan Kota Lama Semarang