Dessy Rachmawati, G0012056, 2016. Uji Antihelmintik Ekstrak Etanol Daun
Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) terhadap Mortalitas Ascaris suum Goeze
secara In Vitro. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret,
Surakarta.
Latar Belakang: Daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) diketahui
mengandung senyawa aktif yaitu saponin dan tanin, yang keduanya diketahui
mempunyai efek antihelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek
antihelmintik ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.)
terhadap mortalitas Ascaris suum Goeze secara in vitro.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental
laboratorium dengan rancangan penelitian the post test only controlled group
design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 112 cacing Ascaris suum Goeze,
dibagi menjadi tujuh kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif NaCl 0,9 %,
kelompok kontrol positif pirantel pamoat 5 mg/ml, dan lima kelompok perlakuan
ekstrak etanol daun katuk konsentrasi 40%; 42,5%; 45%; 47,5%; dan 50%.
Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Pengamatan
dilakukan tepat setelah perlakuan hingga cacing mati dan dicatat lama waktu
kematian setiap cacing. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan MannWhitney.
Hasil Penelitian: Hasil dari uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa ekstrak
etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) pada konsentrasi 40%;
42,5%; 45%; 47,5%; dan 50% memberikan pengaruh yang signifikan terhadap
waktu kematian cacing dan efeknya meningkat dengan peningkatan konsentrasi.
Hasil uji Mann-Whitney didapatkan perbedaan yang bermakna pada rerata waktu
kematian setiap cacing Ascaris suum Goeze pada semua kelompok perlakuan,
kecuali pada kelompok ekstrak etanol daun katuk 50% dengan kelompok kontrol
positif pirantel pamoat 5 mg/ml.
Simpulan Penelitian: Ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L.)
Merr.) memiliki efek antihelmintik terhadap Ascaris suum Goeze secara in vitro.
Semakin besar konsentrasi ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L.)
Merr.), semakin cepat waktu kematian setiap cacing Ascaris suum Goeze secara in
vitro.
Kata kunci: ekstrak etanol daun katuk, waktu kematian cacing, Ascaris suum
Goeze