AGUSTINA SIAHAAN, NIM D0412006, PEMAKNAAN SIMBOL-SIMBOL AGAMA
DALAM KEBIJAKAN LUAR NEGERI GEORGE WALKER BUSH PASCA SERANGAN
11 SEPTEMBER 2001, Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu
Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 161 halaman (tidak
termasuk daftar pustaka dan lampiran)
ABSTRAK
Masalah utama yang dibahas dalam karya ilmiah ini adalah terkait dengan
makna dan alasan penggunaan simbol-simbol agama dalam kebijakan luar
negeri Bush terhadap Afghanistan dan Irak pasca serangan 11 September 2001.
Simbol agama yang diteliti terbagi dalam tiga bentuk yaitu pengutipan ayat
Alkitab, metafora dan frase agama Kristen, dan pengutipan syair lagu rohani
yang dimuat dalam pidato, pernyataan resmi, dan juga buku pertahanan
Amerika Serikat.
Karya ilmiah ini didasari oleh konsep benturan peradaban yang disampaikan
oleh Samuel P. Huntington bahwa konflik di masa depan akan diwarnai oleh
perbedaan peradaban. Pandangan ini kemudian dikelola dengan
menggunakan paradigma konstruktivisme yang memandang bahwa tidak ada
tindakan yang terjadi secara alamiah. Dalam hal ini dapat diasumsikan bahwa
penggunaan simbol agama dalam kebijakan Bush bukan hanya sebuah
peristiwa alamiah, namun suatu ide yang dibangun untuk tujuan tertentu.
Penulis memecha simbol simbol agama tersebut menggunakan analisa
pemahaman interpretasi yang memungkinkan hasil penelitian ini sedikit
banyak tidak lepas dari emosi dan interpretasi penulis sendiri.
Karya ilmiah ini menghasilkan kesimpulan bahwa simbol-simbol agama yang
digunakan Bush dalam kebijakan luar negerinya dimaksudkan untuk
memenuhi target dalam domestik maupun internasional. Dalam domestik,
Bush berusaha memanfaatkan simbol-simbol agama untuk berkomunikasi dan
menarik dukungan masyarakatnya dalam berperang di Irak dan Afghanistan.
Sementara penggunaan simbol agama ke Afghanistan dan Irak dimaksudkan
untuk membenturkan Amerika dan Islam (kebaikan dan kejahatan) yang
membuat kebijakan Bush dapat dilegalkan dan dan mendapat dukungan dari
pihak internasional.
Kata kunci: Benturan Peradaban, Interpretasi, Kebijakan Luar Negeri, Simbol
Agama, Serangan Septembe