Farrah Putri Amalia, G.0012076, 2016. Hubungan Antara Ibu Penderita
Hipertensi Gestasional dengan Angka Kelahiran Preterm di RSUD Dr. Moewardi.
Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Latar Belakang: Gangguan hipertensi dalam kehamilan merupakan masalah
medis yang sering timbul pada ibu hamil. Komplikasi yang dapat ditimbulkan
gangguan hipertensi dalam kehamilan terhadap janin ada bermacam-macam, salah
satunya adalah kelahiran preterm yang merupakan penyebab terbanyak kematian
bayi baru lahir. Hipertensi gestasional adalah salah satu bentuk gangguan
hipertensi dalam kehamilan yang memiliki angka kejadian tertinggi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ibu penderita hipertensi gestasional
dengan angka kelahiran preterm di RSUD Dr. Moewardi.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan
pendekatan potong lintang. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil dengan
hipertensi gestasional yang melakukan persalinan di RSUD Dr. Moewardi pada
periode Juli 2014 - Juli 2015 (n = 87) yang dipilih melalui metode consecutive
sampling. Data tekanan darah ibu diambil dari rekam medis dan dikelompokkan
menurut tingkat hipertensinya (ringan, sedang, berat). Data usia kehamilan saat
persalinan juga diambil dari rekam medis kemudian dikelompokkan menjadi
preterm (<37 minggu) dan aterm (37 - 42 minggu). Analisis statistik
menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan 5%.
Hasil: Terdapat 35 kelahiran preterm dari total 87 sampel ibu dengan hipertensi
gestasional dengan rincian 8 kelahiran preterm dari ibu hipertensi ringan (25,8%),
15 kelahiran preterm dari ibu hipertensi sedang (60%), dan 12 kelahiran preterm
dari ibu hipertensi berat (38,7%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan
koefisien korelasi (r)= -0,111 dan p= 0,306.
Simpulan: Terdapat korelasi negatif sangat lemah dan tidak signifikan antara ibu
penderita hipertensi gestasional dengan angka kelahiran preterm di RSUD Dr.
Moewardi.
Kata Kunci: hipertensi gestasional, kelahiran preter