ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KEPUTUSAN PEMILIHAN DAGING AYAM BROILER SEBAGAI
KONSUMSI RUMAH TANGGA DI SURAKARTA
(Studi Kasus di Kelurahan Tegalharjo Kecamatan Jebres)
Faktor - faktor yang mempengaruhi seorang kepala keluarga memilih
daging ayam sebagai konsumsi rumah tangga adalah faktor ekonomi dan faktor
sosial. Makin tinggi tingkat pendapatan akan meningkatkan kemampuan rumah
tangga untuk membeli kebutuhan protein menjadi semakin besar serta ada
kecenderungan untuk memenuhi kebutuhan yang lebih berkualitas. Faktorfaktor
sosial yang paling berpengaruh terhadap besarnya konsumsi daging
ayam adalah faktor sosial budaya masyarakat seperti berubahnya pola kebiasaan
makan, perubahan gaya hidup karena ingin meniru kelompok masyarakat lain
yang dianggap lebih hebat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor ekonomi dan
faktor – faktor sosialyang mempengaruhi konsumsi daging ayam broiler pada
rumah tangga agar dapat diketahui secara detail faktor apa saja yang paling
berpengaruh terhadap konsumsi daging ayam broiler pada rumah tangga di
Kelurahan Tegalharjo Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan November 2015 dengan metode deskriptif kuantitatif
sebagai metode dasar yang digunakan.Metode pengambilan sampel dilakukan
secara sengaja (purposive sampling) dengan responden sebanyak 86 orang
kepala keluarga. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode
analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan regresi linear berganda.
Variabel faktor ekonomi berupa pendapatan, harga, dan kekayaan
keluarga serta variabel faktor sosial berupa pola makan, sosial budaya dan
pengetahuan gizi secara keseluruhan mempengaruhi keputusan memilih daging
x
ayam broiler sebagai konsumsi rumah tangga di Kelurahan Tegalharjo
Kecamatan Jebres. Hasil uji regresi linear berganda pada penelitian ini
diperoleh nilai Adjusted R2 sebesar 0,731. Hal ini menunjukkan bahwa variabel
faktor ekonomi dan sosial yang diteliti berpengaruh terhadap keputusan
memilih daging ayam broiler sebesar 73,1%, sedangkan sisanya sebesar 26,9%
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil uji
F hitung > F tabel (39,483>2,22) dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih
kecil dari 0,05 (0,00<0,05), ini berarti bahwa faktor ekonomi dan faktor sosial
berpengaruh terhadap keputusan meimilih daging ayam broiler. Hasil uji t
menunjukan bahwa hanya satu variabel yang tidak berpengaruh secara nyata
terhadap keputusan memilih daging ayam broiler sebagai konsumsi rumah
tangga, yaitu pada variabel kekayaan keluarga.
Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data, diperoleh beberapa
kesimpulan (1) Faktor – faktor sosial ekonomi berupa pendapatan keluarga,
kekayaan, harga, pola makan, sosial budaya dan pengetahuan gizi secara
keseluruhan memberikan pengaruh yang nyata terhadap keputusan kepala
keluarga. (2) Variabel faktor ekonomi yang berpengaruh nyata terhadap
keputusan seorang kepala keluarga untuk memilih daging ayam broiler sebagai
konsumsi rumah tangga. (3) Variabel faktor ekonomi berupa kekayaan keluarga
tidak memberikan pengaruh secara nyata terhadap keputusan seorang kepala
keluarga di Kelurahan Tegalharjo Kecamatan Jebres kota Surakarta dalam
memilih daging ayam broiler sebagai konsumsi rumah tangga. Hal ini karena
semakin kaya sebuah keluarga maka akan cenderung memilih daging yang
mempunyai kualitas lebih baik. (4) Variabel faktor sosial berupa pola makan,
sosial budaya dan pengetahuan gizi memberikan berpengaruh yang nyata
terhadap keputusan dalam memilih daging ayam broiler sebagai konsumsi
rumah tangga di Kelurahan Tegalharjo Kecamatan Jebres Kota Surakarta.
Kata kunci : faktor sosial ekonomi, rumah tangga, daging, ayam broile